Notebook Core 2 Duo = Cepat = BULLSHIT!!!

Notbuk, leptop menawarkan spek tinggi?? Jangan pernah percaya…. Apa yang saya katakan ini tidak sembarangan, hehehe… Memang sih, secara fisik produsen memberikan spek yang sesuai dengan brosur. Sebagai contoh, notbuk compaq milik samwan yaitu presario v3906 berprosesor dual core 1,86 Ghz.. Melihat spek prosesor tersebut, maka kita berasumsi bahwa prosesor pada notbuk, leptop, wotever lah, itu bekerja pada kecepatan 1,86 Ghz. Mungkin notbuk ini bermain pada pasar mainstream, sehingga prosesor yang digunakan “hanya” dual core. Sementara dengan tambah duit sekitar 500-1juta perak, kita bisa dapet core 2 duo atau ada yang bilang centrino, wotever juga lah, yang katanya lebih “cepat” larinya daripada dual core atau malah celeron, yang dipandang sebelah mata.

Orang2 boleh berlomba2 mengejar gengsi dengan membeli notbuk berprosesor core 2 duo, yang harganya diatas 7 juta perak. Sebenernya apa sih yang mereka cari? Performa atau gengsi? Dengan lantang saya bilang gengsi! Jika mereka beranggapan core 2 duo lebih kenceng dari dual core atau bahkan celeron, saya tantang mereka, saya buktiken!!

Sebagai contoh, notbuk v3906 milik samwan ini, ini skrinsutnya…

Kita lihat, klik kanan di my computer pilih properties…. atau tekan tombol windows pada kibot bersamaan dengan tombol pause break. Lihat baik2… disitu tertulis Intel(R) pentium(R) Dual CPU T2390 @1,86Ghz 798 Mhz 504GB of RAM… Memang dual core, tp seharusnya kecepatannya adalah 1,86Ghz… tp kenapa kok cuma 798Mhz??? Oke2, bolehlah kita berasumsi, bahwa kecepatan tersebut adalah kecepatan masing2 prosesor, jika dikalikan 2 (krn prosesor ini adalah prosesor dual core, maka ada 2 prosesor menjadi 1) maka hasilnya harusnya adalah 1536Mhz kok ndak nyampe 1,86 Ghz?? Tidak logis!!! Namun sekali lagi saya membuktikan, ketika saya cek dengan CPU Z kelihatan, ternyata memang pada kenyataannya, itulah kecepatan sesungguhnya prosesor tersebut… 768Mhz, yang dikemas dengan nama dual core T2390 @1,86 Ghz… 798 adalah perkalian dari frekuensi bus speed 133 Mhz dan multiplier x6… Saya beranggapan, karena mungkin memang berasal dari kelas mainstream, mungkin memang kecepatan dan performanya termasuk loyo, maka saya bandingkan dengan notbuk dell inspiron 1420 milik temen kost saya, hasilnya bener2 tidak terduga… core 2 duo 2,0 Ghz ketika dilihat di system properties hanya berlari 1,0 Ghz, kembali lagi asumsi saya, bahwa ini memang ciri prosesor dual core dimana masing2 prosesor digabung sehingga frekuensi kecepatan prosesor dikalikan 2…

Tetap tidak puas dengan asumsi tersebut, saya coba cek di Desktop PC saya sendiri. Kebetulan saya memakai conroe E2140 @1,6 Ghz… saya cek di system properties, saya kaget… kok katanya 1,6, ini kok cuma 1,2??? wah ndak bener ini… usut punya usut, ternyata yang membuat prosesor berlari pada kecepatan ini adalah fsb dan multiplier… Masuk BIOS, masuk ke Genie BIOS setting (mobo saya DFI), saya ubah multiplier dari x6 menjadi x8… ternyata multiplier inilah yang mempengaruhi kecepatan prosesor. E2140 bisa berlari di frekuensi 1,6Ghz didapatkan dari perkalian FSB (200 default) dan multiplier x8…. Jrenggggg….. 1,6Ghz kini kecepatan prosesor PC saya. Tekan F10 save setting, ketik Y, restart…. What the “F”… ternyata masih sama saja, dalam system properties tertulis 1,2Ghz, bukan 1,6Ghz…. Akhirnya saya buka pidgin, dan kontak sesepuh overclock Jogja, Kapten Moro… Sang kapten bilang “CPU feature di disable semua, cuma pilihan paling bawah yang di enable”. Masuk BIOS, ikuti instruksi kapten, F10 restart… Sip!!! kini prosesor saya bener2 berlari di frekuensi default 1,6Ghz, seperti yang tertulis di spek conroe E2140… Ternyata prosesor intel selalu mengunci multipliernya (lock), hanya dengan settingan BIOS tertentu untuk bisa membukanya. Dengan senang hati saya lantas menaikan frekuensi prosesor dan memory, menaikan setrum prosesor, memory, chipset untuk meningkatkan performa PC saya, dari 1,6 Ghz menjadi 2,4 Ghz., bahkan kini menjadi 3.2 alias overclok 100% :shock:

ini skrinsutnya :) 2,4 Ghz, dan 3.0 Ghz

Kembali ke leptop, saya terapkan hal itu pada notbuk samwan… masuk BIOS, hasilnya…. DAMN!!! Settingan BIOS di notbuk cuma ada opsi Boot priority, spek notbuk, dan fungsi2 yang sama sekali tidak berguna untuk mendongkrak performa… Saya cek BIOS notbuk Dell temen kost saya, sama saja… Tidak ada utiliy yang bisa dipakai untuk meningkatkan performa notbuk (untuk mencapai spek default) Yah… Dual core yang katanya defaultnya 1,86 Ghz cuma bekerja di 798Mhz… Core 2 Duo yang katanya default 2 Ghz cuma bekerja di 1 Ghz… Tau gitu mending pake celeron aja ya?? 1.7 Ghz bener2 lari segitu… Bahkan dalam kasus Dell temen saya, walo sudah apgret memory jadi 2 GB, tetep aja lemot… ndak beda jauh ama yang pake 512MB… Lah njuk piye?? Hingga akhirnya dari beberapa kasus yang ada diatas saya menarik kesimpulan… Prosesor memang tidak pernah berbohong, mereka bisa bekerja sesuai dengan klaim produsen, namun periferal pendukunglah yang hingga pada akhirnya menghambat kemampuan prosesor untuk bekerja sesuai dengan klaim produsen (baca: intel). Iya benar, tersangka utama tidak dapat maksimalnya kinerja prosesor pada notbuk adalah MODARBOT (plesetan dari motherboard notbuk). Fitur2 BIOS yang minim seperti tidak bisa membuka lock multiplier, menyetting frekuensi prosesor, timming memory, FSB bawaan yang kecil, pada akhirnya justru menjadi bumerang bagi kebesaran nama Intel yang diusungnya. Intel memang tidak pernah bohong tentang teknologi core, dual prosesor, dengan harapan prosesor buatannya bisa membuat pekerjaan komputasi menjadi lebih cepat dan efisien. Namun rupanya ketidaksiapan produsen MODARBOT inilah yang justru menghambat teknologi yang diberikan oleh Intel. Produsen MODARBOT atau bahkan produsen notbuk itu sendirilah yang sebenarnya patut untuk disalahkan, karena kejar target produksi, dan berusaha membodohi masyarakat dengan mengklaim memakai prosesor mahal, lantas membentuk persepsi masyarakat jika leptop Core 2 Duo pasti cepat!! Bohong besar! Bagi temen2 yang sudah keburu membelinya, jangan berkecil hati yah, pengalaman emang guru yang paling bijaksana hehehe ;)

Yah… apa boleh dikata, saya cuma bisa menilai, kalo ternyata selama ini kita dibohongi… Kita cuma beli gengsi dari notbuk dengan spek dan tinggi… Padahal kinerjanya ndak lebih dari PC komplit seharga 3 juta perak :( Bagi temen2 semua, setelah membaca tulisan ini, saya harap kita kembali merenungkan…. Bolehlah kita mengikuti perkembangan teknologi, namun kita juga harus tau benar fungsi dari teknologi tersebut. Notbuk Core 2 duo, kalo kinerjanya sama seperti Notbuk celeron (lebih gede di L2nya) kalian pilih mana? Apakah kalian pengen fungsi dan performanya saja, murah beli celeron, atau gengsi beli Core 2 duo? Mahal tapi prestisnya tinggi walo performanya cuma bagus dikit dari celeron… Dah ngecewain, mahal pula… Monggo terserah kalian saja… Tulisan ini cuma sekedar informasi, apa yang saya temui, dan saya hanya berusaha berbagi sesuatu yang menurut saya sebagai sebuah “kebijaksanaan”… Tulisan ini lantas mengingatkan saya, ketika saya berhasil menegakkan kepala seorang teman yang sempet minder gara2 punya notbuk Celeron, baca disini. Semoga bermanfaat, mohon maaf apa bila ada kata2 yang kurang berkenan, Wassalam :)

Explore posts in the same categories: Workshop PC

Tags: , ,

You can comment below, or link to this permanent URL from your own site.

9 Comments on “Notebook Core 2 Duo = Cepat = BULLSHIT!!!”

  1. zulfairy Says:

    Woooooooooooooooooooowwwww! Elu keren!

  2. iwan Says:

    Bagus sekali. sudah kuduga. untung belum beli c2duo selisih 1 jt an dr dual core. gud men! smart bangetz

    • encyblogedia Says:

      Alhamdulillah…
      Kalo mo performa oke emang mending core2duo di platform PC, bukan di notbuk… Kalo pengen pake notbuk ya mendingan harga yg terjangkau saja, tinggalin tuh gengsi :)

  3. cidix Says:

    mantapz men… tp mo tanya nih, klo bios di laptop gk bisa diakalin, ada gk tools buat utak-atik bios bawaan?
    trus sebelum terlanjur beli core2duo, menurut lu laptop apa yg value for money?

    • encyblogedia Says:

      klo bios di laptop gk bisa diakalin, ada gk tools buat utak-atik bios bawaan?

      Hmm, mungkin memang fungsi notbuk itu buat mobile yah, jadi semua serba terbatas. Maka dibutuhkan sebuah sopwer khusus bernama setfsb untuk menaikan frekuensi dan voltase prosesor dan memory

      Untuk yang value, menurut saya sih boleh pake apa aja, prosesornya dual core. Sebab, perbedaan dualcore dan c2d di notbuk gak begitu kelihatan (baca: ttp lemot) :mrgreen: tapi saya pake dell inspiron 14 cukup bertenaga dan boleh dibandingkan kinerjanya dengan c2d berharga mahal.
      Semoga membantu

  4. Advin Says:

    assalam.aku sih gag gitu ngerti, bro…. aku bertahun-tahun semedi buat mikir-mikir buat lepi yang murah tapi cukup buat kebutuhan… tapi ya selama PC masih mendukung q ya lum beli-beli jugag… hihihi…. btw, makasih buat saran2nya… wassalam

    • encyblogedia Says:

      Betul bang… Selama PC masih bisa digunakan, it’s okay… Selama kita masih bisa bekerja fokus di rumah atau kantor, menurut saya fungsi notbuk belum begitu penting. Nuwun juga sudah mampir kemari, wasalam

  5. rifghy Says:

    cb perhatikan L2 cachenya itu jg membantu kecepatan/performa procesor

    • encyblogedia Says:

      bisa juga sih… namun tidak banyak membantu. sebab itu tadi, komputer mobile (notbuk) ibarat stephen hawking, cerdas namun cacat. Jenius (C2D) namun fisik seperti tangan, kaki, mata, telinga cacat(VGA, maderbot, memori lemah). Mungkin perumpamaannya seperti itu :D


Comment: